Pisah Sambut Kepala Bp2ip sorong

PISAH SAMBUT KEPALA BP2IP SORONG YANG LAMA DENGAN KEPALA BP2IP YANG BARU

Pada hari selasa 1 agustus 2017 di gedung cafeteria BP2IP Sorong telah dilaksanakan acara pisah sambut Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Sorong. Acara ini untuk melepas pejabat yang lama yaitu Capt.Heru Susanto,MM yang sekarang menjabat sebagai Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran Surabaya dan menyambut Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Sorong yang baru Bapak Heru Widada,MM yang dipimpin langsung oleh Sekertaris Badan Pengembangan SDM Perhubungan Bapak M.Yugihartiman,ATD,M.Sc. Dalam acara tersebut turut hadir  Kasub.bag Tata Usaha  Bapak Hasan Sadili,S.Si.T; Kasie Sarpradik Capt.Dedy Kurniadi,MM ; Kasie Sarpras  Bapak Bernad Ferdinan Nugroho Laim,S.Psi, para tamu undangan dan seluruh Civitas Akademika BP2IP Sorong.

Dalam sambutannya , Bapak M.Yugihartiman menyebutkan, pergantian atau mutasi pejabat di lingkungan BPSDM merupakan hal biasa. Ini bagian dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi untuk menjadi yang terbaik dengan pelayanan prima.

“Dimanapun ditugaskan hendaknya selalu memberikan dampak positif baik untuk diri sendiri serta tempat kerja yang baru. Pengabdian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) akan dinilai sejauh mana dia bekerja dan memberikan nilai tambah bagi bangsa dan Negara serta dirinya pula” kata Bapak Yugihartiman

Kepada Bapak Heru Widada ,MT,MM Sesban BPSDM meminta bisa bekerja lebih optimal memajukan kampus BP2IP Sorong yang sudah dirintis oleh para pendahulunya termasuk Capt.Heru Susanto,MM.

“Teruskan dan tingkatkan prestasi terbaik yang sudah dilakukan di BP2IP Sorong selain itu,Bapak Heru widada juga harus kreatif dan mampu membawa perubahan dan perbaikan bagi  almamater tercinta BP2IP Sorong”.

Pada kesempatan pisah sambut tersebut, juga dimeriahkan Tari Perang tradisional Papua,tarian tradisional papua yang dimainkan oleh para taruna pelaut BP2IP Sorong,mereka kebanyakan adalah putra putri asli papua,atau putra daerah yang lahir dan dibesarkan di daerah Papua dan Papua Barat.

Tari Perang khas Papua itu menggunakan atribut dan senjata khas perang Papua, para taruna asli papua itu mempersembahkan tarian perang yang dinamis,selain itu juga disertai dengan teriakan teriakan pemberi semangat layaknya panglima perang suku asli Papua zaman dahulu.

social position

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *